logo etawaku
Search
Close this search box.

3 Rekomendasi Olahraga untuk Saraf Kejepit, Mudah dan Aman!

Penderita saraf kejepit tentu merasakan sensasi nyeri yang tidak nyaman saat bergerak. Meski demikian, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga.

Namun jika penderita saraf kejepit ingin berolahraga, tetap pastikan jenis olahraga yang dipilih aman untuk dilakukan ya! Lantas, apa saja rekomendasi olahraga untuk saraf kejepit? Yuk cari tahu selengkapnya di artikel ini!

Diskon 40% Hari Ini! Sembuh dari Saraf Kejepit dengan Minum Susu Etawaku Platinum! Lihat Promonya Disini.

Sebelumnya, kita telah mempelajari tentang saraf kejepit di pinggang. Masih ingat saraf kejepit itu apa?

Mengenal Kondisi Saraf Kejepit

Seperti namanya, saraf kejepit merupakan salah satu kondisi ketika akar saraf yang merupakan bagian dari tulang belakang mendapatkan tekanan secara berlebihan, sehingga menyebabkan kerusakan dan peradangan. 

Sebenarnya, saraf kejepit bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Namun, bagian yang paling sering mengalaminya yaitu tulang leher, toraks (dada atas dekat ketiak), serta lumbar (punggung bagian bawah).

Meskipun kondisi ini bisa dialami oleh segala usia, namun lansia yang telah berusia lebih dari 50 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena saraf kejepit. Hal ini terjadi karena adanya degenerasi tulang belakang, sehingga ruas-ruas tulang menekan saraf yang ada di sekitarnya. 

Biasanya, kondisi ini muncul dengan berbagai gejala seperti rasa kesemutan, kebas, serta nyeri seperti tertusuk jarum dalam waktu yang lama. Selain itu, saraf kejepit juga menyebabkan penderitanya menjadi kesulitan bergerak.

Apabila gejala tersebut tak kunjung hilang dalam waktu tiga hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter ya!

Olahraga untuk Saraf Kejepit

olahraga yang aman untuk saraf kejepit

Sebenarnya, berolahraga menjadi salah satu langkah yang aman untuk mengatasi saraf kejepit. Hanya saja, pemilihan jenis olahraga harus dipertimbangkan dengan matang dan intensitasnya pun harus disesuaikan dengan kemampuan. 

Alih-alih sembuh, salah memilih olahraga justru bisa membuat rasa nyeri akibat saraf kejepit malah semakin parah. Untuk itu, cobalah pilih jenis olahraga dengan gerakan yang sederhana dan santai tanpa mengangkat beban berat. 

Nah, berikut ini beberapa rekomendasi olahraga untuk saraf kejepit yang bisa kamu coba di rumah:

1. Berenang 

Siapa yang tidak suka berenang? Wah, pasti jenis olahraga ini menjadi kesenangan bagi siapapun ya? Selain menyenangkan, gerakan renang yang tepat juga bermanfaat untuk menyembuhkan saraf kejepit loh!

Kamu bisa memilih berbagai jenis gaya yang paling disukai. Namun, perlu diingat, kamu juga perlu memperhatikan tekanan pada tulang punggung ya! Jangan sampai gerakan renang yang kamu pilih justru memperparah nyeri akibat saraf kejepit yang sedang kamu rasakan. 

Sebagai rekomendasi, kamu bisa mencoba gaya bebas atau gaya punggung. Kedua gaya ini tidak melibatkan lengkungan tulang punggung, sehingga saraf di area tersebut tidak mendapatkan tekanan berlebihan. 

Kamu juga bisa melakukan olahraga air ini sebagai salah satu metode terapi air yang sangat cocok untuk syaraf kejepit loh! Cobalah untuk berenang dua kali dalam seminggu dengan intensitas sesuai kemampuan. 

Eits… Jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum menyelam ke air untuk mengurangi risiko cedera ya!

2. Jalan Kaki

Berjalan kaki bisa membantu memperkuat otot kaki, namun tetap aman untuk penderita saraf kejepit. Kamu bisa berjalan kaki setiap pagi untuk kembali melatih kelenturan tulang punggung sehingga bisa membantu mempercepat proses pemulihan saraf kejepit ya!

3. Senam 

Selain berenang dan jalan kaki, kamu juga bisa memilih senam sebagai jenis olahraga untuk saraf kejepit. Ada berbagai gerakan senam yang sangat baik untuk penderita syaraf kejepit, seperti:

  1. Glute bridge

Gerakan senam ini sangat baik untuk melatih kekuatan otot perut serta inti tubuh, sehingga bisa meredakan rasa nyeri akibat saraf kejepit. Untuk mencobanya, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Ambil posisi terlentang dengan telapak kaki di lantai.
  • Angkat pinggul dengan kaki sebagai tumpuan, tahan selama 5 detik.
  • Turunkan secara perlahan, dan ulangi gerakan tersebut sebanyak 10 kali. 
  1. Knee to chest stretch

Latihan ini berfungsi untuk meregangkan punggung. Caranya sangat mudah, yaitu sebagai berikut:

  • Angkat lutut, lalu tarik hingga menyentuh dada.
  • Putar ke kiri dan kanan, tahan selama 5 detik.
  • Ulangi gerakan ini sebanyak 10 kali. 
  1. Pelvic tilt

Gerakan senam ini berfungsi untuk melatih kekuatan tulang punggung bawah, yaitu dengan cara berikut:

  • Berbaringlah di lantai dengan menekuk lutut dan telapak kaki rata di lantai.
  • Putar panggul sehingga tulang belakang rata dengan lantai. 
  • Tahan posisi ini selama 5 detik, lepaskan secara perlahan. 
  1. Leg lift

Leg lift sangat baik untuk membantu menguatkan otot perut dan sangat mudah dilakukan bahkan hanya dengan berbaring. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Berbaringlah dengan posisi miring ke kiri, lalu luruskan kaki ke atas. 
  • Turunkan secara perlahan, ulangi gerakan ini sebanyak 5 kali.
  • Ubah posisi miring ke kanan, lalu lakukan hal yang sama. 
  1. Belly to spine

Ini merupakan gerakan senam yang sangat baik untuk mencegah agar saraf kejepit tidak mudah kambuh, caranya yaitu sebagai berikut:

  • Berbaringlah di atas lantai dengan posisi terlentang.
  • Tarik pusar ke arah tulang belakang sampai perut terasa seperti terisap.
  • Tahan posisi ini selama beberapa detik. 
  1. Chin tuck

Lain halnya dengan kelima gerakan senam di atas, latihan ini sangat baik untuk mengatasi saraf kejepit di bagian leher. Caranya yaitu sebagai berikut:

  • Duduklah dengan rileks dan posisikan tubuh dengan postur yang baik.
  • Tarik dagu ke leher, sehingga muncul lipatan dagu ganda (double chin).
  • Tahan posisi ini selama 5 detik dan ulangi gerakan sebanyak 10 kali. 
infografis artikel - olahraga mengatasi syaraf kejepit

Olahraga yang Dilarang untuk Syaraf Kejepit

Olahraga yang Dilarang untuk Syaraf Kejepit

Nah, itu dia beberapa rekomendasi olahraga untuk saraf kejepit yang pastinya aman dan bisa dilakukan dengan mudah. Selain mencoba berbagai rekomendasi di atas, kamu juga perlu mengetahui beberapa jenis olahraga yang dilarang untuk syaraf kejepit nih!

Ketika mengalami saraf kejepit, sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam bergerak agar rasa nyeri tidak semakin parah. Maka dari itu, hindari berbagai jenis olahraga yang terlalu ekstrem dengan intensitas tinggi, seperti:

1. Angkat Beban

Alih-alih melatih otot agar semakin kuat, mencoba mengangkat beban saat mengalami saraf kejepit justru bisa memperparah nyeri yang dialami loh! Pasalnya, saat mengangkat beban, tulang belakang akan mendapat tekanan yang ekstrem. 

2. Berlari 

Olahraga ini membutuhkan kecepatan tinggi. Saat mengalami saraf kejepit, sebaiknya kamu lakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang. Maka dari itu, sebaiknya olahraga ini dihindari terlebih dahulu hingga benar-benar pulih. 

3. Kardio 

Olahraga kardio juga merupakan olahraga berintensitas tinggi. Maka dari itu, kamu sangat tidak disarankan untuk melakukan olahraga ini sebelum kondisi saraf kejepit benar-benar pulih. 

4. Sepak Bola

Meskipun sangat menyenangkan, namun permainan sepak bola tidak disarankan bagi penderita saraf kejepit ya! 

Dua sesi sepak bola yang dilakukan dengan penuh akan membuat penderita saraf kejepit sangat tersiksa, karena harus berlari dalam jangka waktu yang panjang. 

Maka dari itu, sebaiknya kamu menahan diri untuk tidak melakukan olahraga ini hingga kondisi tubuhmu benar-benar pulih.

Etawaku Platinum, Susu untuk Tulang dan Sendi yang Efektif Atasi Saraf Kejepit!

Dari beberapa rekomendasi olahraga untuk saraf kejepit di atas, kira-kira mana yang akan kamu coba?

Selain memilih secara selektif jenis olahraga yang paling tepat untuk dilakukan, tentunya memenuhi nutrisi harian juga menjadi salah satu cara pencegahan paling efektif untuk menurunkan risiko saraf kejepit ya!

Untuk itu, pastikan kamu selalu mengonsumsi makanan sehat kaya nutrisi dan lengkapi dengan satu gelas susu Etawaku Platinum.

Susu Etawaku Platinum terbuat dari susu kambing etawa asli yang nutrisinya 3x lebih baik daripada susu sapi, sehingga sangat cocok untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, terutama dalam menjaga kesehatan tulang dan sendi. 

Yuk, cegah saraf kejepit bersama susu Etawaku Platinum yang lebih murni, lebih kaya nutrisi!

Baca Juga:

Photo of author

Isna Hardikasari

Tinggalkan komentar