logo etawaku
Search
Close this search box.

8 Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak, Bunda Harus Tau!

Perut kembung seringkali dialami oleh anak-anak. Hal ini tentunya membuat rasa tidak nyaman pada anak dan membuatnya menjadi rewel atau malas makan. Lalu apa sebenarnya penyebab dan bagaimana cara mengatasi perut kembung pada anak?

Perut kembung merupakan kondisi dimana perut akan terasa penuh atau tertekan dan membuat perut terlihat buncit.

Umumnya, kondisi seperti ini memang bisa sembuh dengan sendirinya. Namun dalam kondisi tertentu, kondisi perut kembung pada anak juga harus segera diketahui penyebabnya supaya mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab Perut Kembung Pada Anak

1. Penumpukan Gas

Salah satu penyebab utama perut kembung yaitu karena adanya penumpukan gas dalam usus yang membuat sistem pencernaan menjadi berantakan. Gas sendiri diproduksi oleh bakteri yang bertugas untuk mencerna karbohidrat saat proses fermentasi. 

2. Makan Sambil Bermain

Saat waktu makan, tidak jarang anak tetap melakukan aktivitas bermainnya. Ternyata kebiasaan ini dapat menyebabkan perut sakit dan kembung loh! Sebab, kemungkinan saat sedang makan dan bermain, anak menelan banyak udara sehingga memicu perut kembung.

3. Sulit Buang Air Besar

Anak sulit buang air besar bisa menjadi penyebab perut kembung. Hal ini terjadi karena anak sering menahan buang air besar, terutama saat sedang di sekolah. Tinja yang seharusnya keluar, akhirnya mengeras dalam perut dan membuat susah buang air besar. 

4. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Mengandung Gas

Jajan sembarang ternyata bisa memicu produksi gas pada usus loh bund. Jika seperti itu, maka anak akan sering kembung. Adapun makanan yang mengandung gas seperti kadang dan brokoli. Sedangkan untuk minuman, batasi atau hindari jus kemasan dan minuman bersoda.

5. Intoleransi Laktosa

Anak kembung bisa disebabkan karena adanya intoleransi laktosa. Kondisi ini akan membuat tubuh si kecil menghasilkan banyak gas karena usus tidak bisa mencerna kandungan gula pada susu sapi.

Gejala intoleran laktosa biasanya terlihat 2-3 jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang memicu adanya intoleransi laktosa seperti keju, es krim, dan yoghurt.

Selain memicu perut kembung, anak yang memiliki intoleransi laktosa juga bisa membuat anak muntah dan merasa tidak nyaman dengan perutnya.

Oh iya, jika si kecil punya intoleransi laktosa sementara Bunda ingin memberikan susu (dimana susu biasanya mengandung laktosa), maka solusinya Bunda bisa berikan merk susu rendah laktosa seperti Susu Etawaku Platinum atau Susu Etawaku Junior.

Keduanya sama-sama terbuat dari susu kambing etawa yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

6. Adanya Penyakit Tertentu

Perut kembung bisa disebabkan karena anak memiliki penyakit tertentu seperti celiac. Celiac merupakan penyakit autoimun yang disebabkan karena konsumsi gluten yang biasanya ditemukan pada biji-bijian jenis gandum hitam.

Selain celiac, kemungkinan anak juga memiliki penyakit crohn yang merupakan gangguan kesehatan kronis karena peradangan yang terjadi pada lapisan sistem pencernaan. 

7. Menangis Terlalu Lama

Tahukah bunda? Anak yang menangis terlalu lama ternyata bisa menyebabkan kembung loh bund. Sebab, saat menangis anak membuka mulutnya lebar-lebar sehingga sangat memungkinkan banyak udara masuk dan membuat perut anak kembung. 

8. Pertumbuhan Bakteri Berlebih pada Usus

Pertumbuhan bakteri berlebih pada usus dapat meningkatkan produksi gas dalam perut. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak yang kekurangan gizi, gangguan peristaltik usus, atau bisa juga disebabkan karena penggunaan antibiotik jangka panjang.

9. Kelainan Saraf Usus Bagian Bawah

Kelainan saraf usus bagian bawah disebut juga hirschsprung yang menyebabkan perut anak kembung dan berbunyi.

Pada kondisi ini, tidak ada saraf terbentuk pada usus bayi bagian bawah, akibatnya usus tidak berkontraksi seperti usus normal. Selain itu, gangguan ini juga bisa menyebabkan anak akan sulit mengejan. 

10. Usus Terpuntir

Usus terpuntir akan menyebabkan perut kembung pada anak sehingga anak sulit buang angin dan air besar. Dalam medis, kondisi ini disebut volvulus atau kelainan usus saat bawaan lahir yang menyebabkan penyumbatan pada usus secara total atau hanya sebagian.

Baca Juga: Penyebab Perut Bunyi Krucuk Krucuk dan Mencret (Diare).

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak 1 Tahun

perut kembung pada anak

1. Buat Anak Bersendawa

Cara mengatasi perut kembung pada anak yang pertama yaitu sendawa. Perut anak kembung karena disebabkan adanya gas berlebih dalam usus. Jadi, langkah pertama yang bisa bunda berikan yaitu dengan membuat si kecil bersendawa untuk mengeluarkan gas pada perut.

2. Berikan Air Putih Hangat

Memberikan air putih hangat akan cukup efektif mengatasi masalah perut kembung pada anak. Sebab, air putih akan membuang natrium berlebih dan racun dalam tubuh yang membuat perut kembung.

3. Pijat Perut Anak

Bunda bisa memberikan pijatan pada si kecil untuk mengatasi masalah perut kembungnya. Memijat perut dapat membuat perut anak nyaman dan mampu membantu melancarkan pergerakan otot pada usus besar. 

4. Kurangi Makanan Mengandung Gas

Seperti yang sudah dijelaskan, jika perut kembung terjadi karena adanya penumpukan gas pada usus. Gas berlebih biasanya terdapat pada makanan atau minuman tertentu. Oleh karena itu, bunda bisa membatasi makanan yang mengandung gas tinggi seperti kol, buncis, kacang polong, brokoli, dan kentang.

5. Konsumsi Makanan Tinggi Serat dan Kalium

Serat dapat melunakkan fesess dan meningkatkan kesehatan usus. Sedangkan kalium dapat dapat membantu ginjal mengurangi kandungan natrium berlebih pada tubuh. Adapun bunda bisa memberikan alpukat, stroberi, pisang, apel, pepaya, dan kiwi.

6. Lakukan Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik dapat mengatasi sembelit dan perut kembung. Sebab, aktivitas akan membantu mengeluarkan gas yang menyebabkan kembung dan membantu melancarkan gerak saluran pencernaan.

7. Kurangi Porsi Makan Anak

Ukuran porsi makan anak dapat menyebabkan anak kembung loh, apalagi jika si kecil menghabiskan makanan porsi besar dengan terburu-buru. Hal ini terjadi karena ada kemungkinan udara masuk saat si kecil sedang melahap makanan dengan porsi yang banyak. 

8. Berikan Asupan Prebiotik dan Probiotik

Probiotik merupakan jenis bakteri baik yang dapat membantu mendukung sistem pencernaan. Sedangkan prebiotik adalah serat khusus yang menjadi makanan bagi bakteri baik. Untuk itu, Bunda bisa cek apa saja makanan yang mengandung prebiotik.

Rekomendasi Artikel: Bunda, anak seringkali BAB meskipun tidak sedang mencret? Jika seperti itu, Bunda bisa simak tips cara mengatasi sering BAB tapi tidak mencret.

Itulah penyebab dan cara mengatasi perut kembung pada anak. Jika perut anak kembung dalam beberapa hari dan tidak kunjung sembuh, segeralah pergi ke dokter untuk penanganan yang lebih tepat, ya Bun!

Photo of author

Alifia Furaida Salsabila

Tinggalkan komentar