logo etawaku
Search
Close this search box.

6+ Rekomendasi Makanan yang Mengandung DHA, Bunda Wajib Catat Ya!

Bunda, selama masa kehamilan, sebaiknya Bunda lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung DHA ya! Karena makanan ini mengandung berbagai manfaat yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil dalam kandungan. 

Apa saja sumber DHA yang baik untuk ibu hamil? Yuk simak bersama dalam artikel ini!

Tahukah Bunda? Docosahexaenoic acid atau DHA merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan dalam tahap perkembangan otak dan mata janin. 

DHA akan mendukung perkembangan materi abu-abu pada otak yang berkaitan dengan kecerdasan serta pada retina yang berpengaruh pada kemampuan penglihatan total bayi. 

Tak hanya itu, asam lemak kelompok omega 3 ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan Bunda selama kehamilan loh!

Bagi ibu hamil, kebutuhan harian DHA adalah 300 miligram sehari. Jumlah tersebut bisa terpenuhi dengan cara mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung DHA, konsumsi suplemen, maupun vitamin tambahan. 

Meskipun asupan DHA ini sangat penting dalam masa kehamilan, namun Bunda perlu menyiapkan zat gizi ini bahkan 6 bulan sebelum merencanakan kehamilan atau sebelum menikah. 

Paling tidak, adanya simpanan asam lemak esensial yang tercukupi dalam tubuh bisa mengoptimalkan pertumbuhan janin dalam kandungan, jika ternyata Bunda melahirkan bayi kembar atau bayi terlahir dalam jarak yang terlalu dekat. 

Sumber Terbaik, Inilah Makanan yang Mengandung DHA Tinggi!

Sumber makanan yang mengandung DHA untuk Ibu Hamil

Untuk membantu memenuhi kebutuhan DHA harian, Bunda bisa mengonsumsi berbagai rekomendasi makanan yang mengandung DHA sebagai berikut:

1. Telur 

Selain murah dan sangat mudah ditemukan, telur juga menjadi makanan yang mengandung DHA tinggi loh, Bun! 

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal Food Chemistry tahun 2006 silam menyatakan bahwa kandungan asam lemak omega 3 dalam kuning telur reguler dan organik adalah 1,3 persen. 

Bunda juga bisa mengonsumsi jenis telur omega 3 yang memiliki kandungan asam lemak sebanyak 6 persen di dalam kuning telurnya. 

Kandungan DHA dalam telur ini tentu saja sangat baik untuk menjaga kesehatan, membantu melawan peradangan karena bersifat antiinflamasi, serta menjaga kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

Sementara itu, adanya omega 3 mampu mencegah berbagai penyakit kardiovaskuler. Mencegah penyakit pikun, mengurangi risiko depresi, bahkan bisa menurunkan risiko terkena kanker. 

Tips: Bunda perlu memperhatikan cara penyimpanan telur agar tetap aman dan terhindar dari kontaminasi ya! Caranya adalah sebagai berikut:

  • Hindari penggunaan telur yang cangkangnya sudah retak. Cangkang telur yang sudah rusak bisa meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
  • Simpan telur di dalam lemari es dengan suhu kurang dari 4 derajat celcius.
  • Segera konsumsi telur yang sudah dimasak. Untuk telur yang sudah direbus, jangan disimpan selama lebih dari 3 hari.
  • Cuci tangan dengan sabun sampai bersih sebelum atau setelah memasak telur.
  • Cuci bersih semua peralatan yang digunakan untuk memasak telur. 

2. Susu 

Susu menjadi salah satu makanan yang mengandung DHA dan berbagai nutrisi penting lainnya. Konsumsi susu bagi ibu hamil tentu akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan bayi dalam kandungan ya, Bunda!

Maka dari itu, Bunda perlu memilih jenis susu yang tepat untuk mendukung proses kehamilan. Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa Bunda ikuti untuk memilih susu kehamilan:

  • Memiliki nutrisi tinggi dan lengkap. Saat hamil, Bunda harus memenuhi nutrisi bagi dua jiwa.
  • Tidak menyebabkan alergi. Pastikan produk susu yang Bunda pilih tidak menyebabkan reaksi alergi atau intoleransi laktosa ya!
  • Rendah gula. Produk susu rendah gula dapat menurunkan risiko diabetes saat kehamilan. 

Bunda bisa memilih susu Etawaku Platinum sebagai pilihan yang tepat susu kambing untuk kehamilan. Susu Etawaku Platinum terbuat dari susu kambing etawa asli yang nutrisinya 3 kali lebih tinggi daripada susu sapi. 

Selain itu, kandungan laktosa dan kasein dalam susu kambing juga lebih rendah ketimbang susu sapi. Dua kandungan ini merupakan penyebab terjadinya alergi susu serta intoleransi laktosa. 

Rendahnya kandungan gula dalam susu Etawaku Platinum membuatnya cocok untuk dikonsumsi semua kalangan, termasuk ibu hamil dan orang dengan riwayat diabetes. 

Jadi, Bunda tidak perlu ragu lagi ya! Yuk mulai konsumsi susu Etawaku Platinum dari sekarang untuk bantu jaga kesehatan selama kehamilan dan rasakan berbagai manfaat susu kambing untuk ibu hamil.

3. Ikan 

Berbagai jenis ikan dan kerang-kerangan memang telah dikenal sebagai makanan yang mengandung DHA. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang mengandung asam lemak bisa meningkatkan kemampuan berpikir tajam loh, Bun!

Bunda bisa memilih aneka jenis ikan yang kaya DHA, baik ikan laut seperti salmon, tuna, makarel, sarden, atau ikan kembung, maupun ikan air tawar seperti ikan tawes ya!

4. Kacang-kacangan 

Beragam jenis kacang kacangan merupakan makanan nabati yang mengandung DHA tinggi. Bunda bisa memilih aneka jenis kacang seperti kacang kedelai, edamame, kacang almond, atau walnut. 

Selain itu, produk olahan kacang-kacangan seperti tahu maupun tempe juga bisa menjadi sumber DHA yang baik bagi kesehatan. 

5. Sayuran Berwarna

Aneka sayuran seperti bayam, rumput laut, wortel, atau labu kuning mengandung DHA yang tinggi dan baik untuk perkembangan otak janin dalam kandungan.

Bunda bisa memasak aneka sayuran ini sesuai dengan kreasi dan selera agar lebih menarik untuk dinikmati ya!

6. Alpukat 

Alpukat menjadi salah satu rekomendasi buah buahan yang mengandung DHA yang sangat baik untuk ibu hamil. 

Bunda tentu sering mendengar bahwa alpukat menjadi salah satu sumber lemak baik untuk mendukung kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. 

Untuk mengonsumsinya, Bunda bisa mengolah alpukat sebagai jus, dimakan langsung, atau dibuat salad ya!

Nah, Bunda, itu dia artikel mengenai rekomendasi makanan yang mengandung DHA untuk menjaga kesehatan Bunda dan janin dalam kandungan. Semoga bermanfaat!

Photo of author

Isna Hardikasari

Tinggalkan komentar