logo etawaku
Search
Close this search box.

Cara Membuat MPASI 6 Bulan: Nutrisi Lengkap dan Mudah Dibuat!

Bun, anak sudah masuk usia 6 bulan tapi masih ragu tentang cara membuat MPASI 6 Bulan? Tenang, yuk cari tahu berbagai rekomendasi makanan untuk MPASI serta cara membuatnya.

Menyiapkan MPASI seringkali menjadi tantangan bagi para ibu. Selain gizi yang harus seimbang, proses pengolahan dan bahan yang digunakan juga harus diperhatikan agar mendapatkan tekstur yang tepat.

Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi yang memasuki usia 6-8 bulan membutuhkan 600 kalori setiap hari, dengan rincian 400 kalori didapatkan dari ASI dan 200 kalori berasal dari makanan pendamping ASI (MPASI).

kenapa membuat MPASI penting

Salah satu tips awal yang bisa dilakukan dalam membuat MPASI yaitu dengan memberikan sayur dan buah yang telah dihancurkan agar teksturnya lembut dan mudah ditelan.

Selain itu, bayi yang baru masuk usia 6 bulan juga hanya membutuhkan makanan pendamping dalam jumlah sedikit (satu kali sehari).

Beberapa rekomendasi makanan yang bisa diberikan sebagai MPASI 6 bulan yaitu:

  • Brokoli
  • Ubi jalar
  • Kentang
  • Wortel
  • Apel
  • Buah pir yang dimasak sampai lembut dan dihaluskan.

Pastikan bayi mengonsumsi makanan tersebut dalam kondisi yang sudah dingin, selain itu, perhatikan juga soal alergi bayi terhadap bahan makanan tertentu, jika bayi tidak menunjukkan gejala alergi, maka tetap berikan dalam menu MPASI.

Cara Membuat MPASI 6 Bulan Pertama yang Sederhana dan Enak

MPASI 6 bulan pertama bertujuan untuk mengenalkan bayi pada berbagai makanan dengan aneka rasa untuk mencegahnya menjadi pemilih makanan di kemudian hari.

Sebagai catatan, makanan dengan aneka rasa di sini bukan berarti makanan yang ditambah bahan penyedap ya!

Namun, variasi makanan seperti ubi jalar yang memiliki rasa manis, aneka jenis sayuran yang memiliki rasa yang hambar, dan sebagainya.

Perlu diingat juga, makanan pendamping ASI tidak perlu diberi perasa tambahan seperti gula atau garam.

Hal itu disebabkan karena bayi belum memiliki ginjal yang sempurna untuk memproses garam, serta pemberian gula bisa membuat gigi bayi menjadi berlubang.

Sebagai referensi, Bunda bisa mencoba beberapa rekomendasi menu beserta cara membuat MPASI 6 bulan di bawah ini ya!

1. Bubur Ubi Ungu

membuat MPASI 6 bulan pertama dengan ubi ungu

Ubi jalar ungu bisa menjadi sumber karbohidrat pengganti nasi agar menu makan bayi semakin bervariasi.

Dalam 100 gram tepung ubi ungu memiliki kandungan seperti 84 gram karbohidrat dan 354 kalori yang bisa memenuhi kebutuhan si kecil setiap hari.

  1. Siapkan bahan, yaitu:
  • 3 sendok makan tepung ubi ungu
  • 1 buah pisang yang telah dihaluskan
  • 1 gelas air mineral
  • 1 buah keju balok
  1. Larutkan tepung ubi ungu ke dalam air mineral hingga tidak ada gelembung
  2. Panaskan wadah antilengket dengan api kecil
  3. Masukkan adonan ke dalam wadah dan masak hingga mengental
  4. Masukkan pisang yang telah dihaluskan dan aduk sampai merata
  5. Tuangkan ke mangkuk kecil dan beri sedikit parutan keju
  6. Tunggu hingga dingin dan bubur ubi ungu siap dinikmati

2. Bubur Wortel dan Bayam

membuat MPASI 6 bulan pertama dengan wortel dan bayam

Wortel dan bayam memang perpaduan sayuran yang sangat sehat dan memiliki nutrisi lengkap.

Kedua sayuran ini juga sangat bisa digunakan sebagai bahan dalam menu makanan pendamping ASI bagi bayi berusia 6 bulan loh!

  1. Siapkan bahan, yaitu beras, air secukupnya, wortel, dan bayam
  2. Masak beras hingga menjadi bubur
  3. Blender wortel dan bayam sampai halus
  4. Campurkan wortel dan bayam yang sudah halus ke dalam bubur
  5. Bubur wortel dan bayam siap disajikan

Bunda juga bisa menambahkan dada ayam atau ikan salmon sebagai sumber protein (Baca juga tentang Protein Hewani untuk MPASI).

Pastikan bahan-bahan tersebut diblender hingga halus agar bayi tidak susah saat mengonsumsinya.

3. Sup Labu

membuat MPASI 6 bulan pertama dengan sup labu

Buah berwarna kuning ini memang kaya akan vitamin A, C, E, serta berbagai jenis mineral yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang si kecil.

Tekstur yang dimiliki oleh labu juga sangat pas untuk dikonsumsi bayi. Makanya, Bunda bisa menggunakan labu sebagai makanan pendamping ASI.

  1. Siapkan labu kuning, air, serta kayu manis
  2. Blender labu kuning secukupnya hingga halus
  3. Tambahkan sedikit air dan ¼ sendok teh kayu manis untuk menambah rasa dan aroma
  4. Masak hingga mendidih dan sup labu kuning siap dihidangkan
  5. Tunggu hingga dingin lebih dulu ya, sebelum dikonsumsi oleh si kecil!

4. Puree Apel dan Wortel

Apel dikenal dengan kandungan antioksidan yang tinggi, sementara itu, wortel sangat terkenal dengan manfaatnya yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

Sehingga, kombinasi antara apel dan wortel memberikan manfaat yang sangat baik bagi bayi.

  1. Siapkan 2 buah apel dan 5 buah wortel
  2. Kupas dan potong kecil-kecil kedua bahan tersebut
  3. Nyalakan kompor, letakkan kukusan di atas kompor, masukkan sedikit air, dan tunggu hingga mendidih
  4. Masukkan kedua bahan tersebut ke dalam kukusan, masak hingga dagingnya lembut
  5. Blender apel dan wortel yang telah dikukus hingga halus dan tercampur rata.

5. Nasi Tim Ayam

Nasi tim pasti menjadi salah satu andalan saat membuat menu makanan pendamping ASI, menu ini memang cukup sederhana dan mudah dibuat.

  1. Siapkan beras putih, potongan daging ayam dan sayuran yang sudah dicincang halus
  2. Masak beras hingga mendapatkan tekstur nasi tim yang lembut dan mudah dikonsumsi bayi
  3. Campurkan daging ayam dan sayuran ke dalam nasi tim, tunggu hingga matang
  4. Nasi tim ayam yang kaya nutrisi siap dinikmati

Cara Membuat MPASI 6 Bulan Tanpa Blender

Bunda saat ini belum mempunyai blender? Tenang saja ya Bun, ada juga MPASI yang bisa diolah tanpa blender, berikut di antaranya:

1. Bubur Pisang

Untuk membuat bubur pisang ini, Bunda hanya perlu mengikuti langkah simpel sebagai berikut:

  1. Siapkan 1 buah pisang ukuran kecil dan ASI (Bunda juga bisa menggunakan susu formula sebagai opsi lain).
  2. Kupas dan potong-potong pisang hingga ukurannya kecil, sisihkan dalam mangkuk.
  3. Hancurkan pisang tersebut hingga halus menggunakan garpu.
  4. Tambahkan dengan ASI atau susu formula agar teksturnya lebih encer dan memiliki rasa yang familiar pada lidah si kecil.
  5. Bubur pisang yang lezat siap dinikmati.

2. Bubur Alpukat

Cara Membuat MPASI 6 Bulan Tanpa Blender dengan buah alpukat

Rasa yang gurih dan tekstur yang menarik yang dimiliki alpukat menjadikan bahan ini sangat cocok digunakan sebagai bahan makanan pendamping ASI dengan gizi yang lengkap untuk si kecil.

  1. Siapkan 1 buah alpukat organik dan ASI. Bunda juga bisa menggunakan susu formula atau air mineral.
  2. Potong alpukat kecil-kecil
  3. Lalu hancurkan hingga halus menggunakan garpu.
  4. Campurkan dengan ASI, susu formula, atau air mineral agar teksturnya lebih encer dan mudah ditelan.

Bubur alpukat ini juga bisa disimpan loh!

Bunda hanya perlu menyiapkan cetakan es batu, taruh adonan alpukat yang telah dihancurkan ke dalam cetakan, lalu biarkan semalaman di dalam freezer.

Saat mengonsumsinya, Bunda hanya perlu melelehkannya di atas mangkuk yang berisi air panas dan tambahkan dengan ASI, susu formula, atau air mineral. Bubur alpukat freezer siap dinikmati.

3. Bubur Ubi Panggang

Ubi merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi kandungan vitamin, antioksidan, dan serat yang sangat baik untuk menunjang tumbuh kembang si kecil.

  1. Siapkan 2 buah ubi ukuran sedang, ASI, atau susu formula
  2. Bersihkan ubi dari kotoran yang menempel dan kulitnya
  3. Siapkan panci atau oven, panaskan di atas kompor, lalu panggang ubi hingga lunak
  4. Hancurkan ubi dengan garpu dan campurkan dengan ASI atau susu formula agar lebih encer
  5. Bubur ubi panggang siap dinikmati

Itu dia beberapa rekomendasi menu makanan dan cara membuat MPASI 6 bulan yang bisa Bunda coba dengan mudah.

Mana menu makanan pendamping ASI yang jadi andalanmu? Yuk bisa berikan komentarmu di bawah ya!

Selain untuk bayi yang berusia 6 bulan, Bunda juga bisa baca informasi mengenai Tekstur MPASI 8 Bulan sebagai bentuk persiapan bunda di kemudian hari, Ya Bun!

Photo of author

Isna Hardikasari

Tinggalkan komentar