logo etawaku
Search
Close this search box.

Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6 12 Tahun, Yakin Sudah Ideal?

Sebagai orang tua, salah satu tugas ayah dan bunda yaitu memantau pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Dengan demikian, bunda dan ayah bisa lebih peduli dengan berat dan tinggi anak.

Meski terlihat sepele, namun setiap anak laki-laki atau perempuan memiliki standar berat dan tinggi ideal yang harus dicapai sesuai usianya. Berikut ini tabel tinggi dan berat badan anak usia 6 12 tahun yang harus bunda dan ayah ketahui.

Mengapa Perlu Mengetahui Berat dan Tinggi Ideal Anak?

Seperti yang bunda ketahui, setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti genetik, gaya hidup, dan pola makan.

Oleh karena itu, bunda dan ayah tidak bisa membandingkan satu anak dengan lainnya. Meskipun ada perbedaan pada setiap pertumbuhan dan perkembangan anak, bunda dan ayah tidak boleh acuh dengan proses tumbuh kembang si kecil terutama dalam hal berat dan tinggi badan.

Memantau tumbuh kembang anak, bisa bunda lakukan sejak 1000 hari pertama si kecil lahir hingga anak berada di usia sekolah. Sebab, masa tersebut merupakan masa penting bagi anak dalam memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangannya yang berpengaruh pada masa dewasanya nanti. 

Selain mengikuti proses tumbuh dan kembang si kecil, bunda pun akan mengetahui jika tinggi dan berat badan si kecil sudah sesuai dengan standar atau justru kurang.

Faktor yang Memengaruhi Tinggi dan Berat Badan Anak

Faktor yang Memengaruhi Tinggi dan Berat Badan Anak

Sebagai orang tua pastinya ingin anaknya memiliki tubuh yang tinggi dengan berat badan yang ideal. Namun perlu bunda ketahui, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi dan berat badan anak yaitu:

1. DNA

DNA merupakan faktor penting yang menentukan tinggi badan anak. Setidaknya DNA berpengaruh hingga 80%. Anak yang memiliki tubuh tinggi atau pendek bisa disebabkan karena adanya riwayat keluarga dengan kondisi serupa.

2. Masalah Genetik

Adanya masalah genetik pada anak akan berpengaruh pada masa tumbuh dan kembang si kecil. Oleh karena itu, penting bagi ayah dan bunda untuk memantau pertumbuhan si kecil, sehingga jika ada masalah pada anak bisa segera diobati.

3. Pola Makan

Selain karena genetik, tinggi dan berat badan juga dipengaruhi oleh pola makan. Pola makan yang tidak sehat dan kurang gizi akan menyebabkan masalah kesehatan pada anak. Hal ini yang akan membuat berat dan tinggi badan anak terhambat. Oleh karena itu, berikanlah si kecil asupan makanan yang bernutrisi supaya tinggi dan berat badan anak ideal.

4. Kurang Aktivitas

Meskipun berat dan tinggi anak sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik, namun ternyata kurang aktifnya si kecil akan menghambat tinggi dan berat badannya. Oleh karena itu, batasi anak dalam bermain ponsel alihkan dengan aktivitas fisik yang lebih sehat.

5. Faktor Hormon

Hormon yang ada dalam tubuh ternyata juga mempengaruhi pertumbuhan anak loh. Ada tiga hormon yang menjadi penentu tinggi badan yaitu:

  • Hormon Pertumbuhan: hormon yang berperan penting dalam pertumbuhan. Namun produksi hormon ini juga bisa terhambat jika memiliki masalah kesehatan seperti kelainan genetik.
  • Hormon Tiroid: hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid dan sangat mempengaruhi pertumbuhan anak.
  • Hormon Seks: Testoteron dan estrogen sangat berperan penting dalam masa pertumbuhan.

Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6 12 Tahun Menurut WHO

Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6 12 Tahun Menurut WHO

Tinggi dan berat badan setiap anak berbeda-beda baik laki-laki ataupun perempuan. Namun, pertumbuhan tinggi dan berat badan anak memiliki standar ideal mengacu pada kurva pertumbuhan dari World Health Organization (WHO)

WHO merupakan organisasi kesehatan dunia yang dibentuk oleh PBB yang bertugas mengatur dan mengoordinasikan isu-isu kesehatan global. Tujuannya, supaya kualitas kesehatan seluruh manusia dapat tercapai.

Dengan adanya tabel tinggi dan berat badan anak usia 6-12 tahun menurut WHO, bunda bisa menjadikan hal tersebut sebagai pedoman menentukan tinggi dan berat badan anak yang ideal. Dengan mengikuti pedoman tersebut, diharapkan anak akan terhindar dari berbagai macam masalah pertumbuhan. 

Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6-12 Tahun untuk Laki-Laki Menurut WHO

Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut tabel tinggi dan berat badan anak usia 6-12 tahun untuk laki-laki:

UsiaTinggi IdealBerat Ideal
6 Tahun106,1 – 130,7 cm15,9 – 23,5 kg
7 Tahun111,2 – 137,6 cm17,7 – 26,4 kg
8 Tahun116 – 144,2 cm19,5 – 29,5 kg
9 Tahun120,5 – 150,6 cm21,3 – 33 kg
10 Tahun125 – 156,9 cm23,2 – 37 kg
11 Tahun129,7 – 163,3 cm35,6 – 38,9 kg
12 Tahun135,4 – 171 cm39,9 – 41,5 kg

Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6-12 Tahun untuk Perempuan Menurut WHO

Untuk mengetahui lebih jelasnya berikut, tabel tinggi dan berat badan anak usia 6-12 tahun untuk perempuan:

UsiaTinggi IdealBerat Ideal
6 Tahun104,9 – 130,5 cm15,3 -23,5 kg
7 Tahun109,9 – 137,2 cm16,8 – 26,3 kg
8 Tahun115 – 143,9 cm18,6 – 29,7 kg
9 Tahun120,3 – 150,8 cm20,8 – 33,6 kg
10 Tahun125,8 – 157,8 cm23,3 – 38,2 kg
11 Tahun131,7 – 164,9 cm25,6 – 40,2 kg
12 Tahun137,6 – 171,8 cm28,9 – 41,5 kg

Baca Juga: Indikator Stunting Menurut WHO.

Tips Agar Tinggi dan Berat Badan Anak Ideal

Dari penjelasan diatas, kita jadi mengetahui tinggi dan berat badan ideal anak sesuai umurnya. Apabila si kecil memiliki kekurangan ataupun kelebihan berat dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia, maka berisiko terkena masalah kesehatan. 

Untuk mengatasinya, maka perlu dilakukan perbaikan gizi. Berikut ini tips yang bisa bunda terapkan agar si kecil mendapatkan berat dan tinggi badan yang sesuai. 

1. Menerapkan Pola Makan Sehat 

Untuk mendapatkan tinggi dan berat badan ideal, si kecil membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang. Oleh karena itu, bunda perlu memberikan makanan sehat dengan kandungan gizi tinggi untuk mendukung pertumbuhannya. 

Bunda bisa memberikan asupan protein dari gading merah tanpa lemak, daging putih, biji-bijian, ikan, dan kacang-kacangan. Tak hanya protein, si kecil juga membutuhkan asupan lainnya seperti kalsium, zat besi, vitamin dan lain-lain.

Yang tak kalah penting, pastikan juga si kecil tidak mengonsumsi berbagai makanan penghambat tinggi badan.

2. Minum Air Putih

Dibandingkan dengan minuman lainnya, alangkah lebih baiknya si kecil cukup diberi air putih setiap hari. Asupan air putih yang cukup dapat mencegah dehidrasi pada anak dan mampu membantu metabolisme tubuh menjadi lebih baik.

3. Biasakan Bergerak

Saat masa pertumbuhan, bunda jangan terlalu melarang si kecil dalam beraktivitas terutama bermain. Sebab aktivitas yang dilakukan si kecil dapat mendukung masa pertumbuhannya.

Supaya tinggi dan berat badan anak bisa ideal, maka bunda bisa mendukungnya dengan mengajak si kecil untuk olahraga setiap akhir pekan contohnya seperti main bola, jalan keliling kompleks dan lain-lain.

4. Tidur yang Cukup

Meskipun tidur merupakan hal yang biasa, namun bagi anak-anak, waktu tidur berpengaruh penting pada masa pertumbuhannya loh. Oleh karena itu, saat masih usia 6-12 tahun, hindari begadang dan pastikan anak mendapat waktu yang cukup untuk tidur. Lebih lanjut, Bunda juga bisa memperhatikan posisi tidurnya, karena ada beberapa posisi tidur yang bisa menambah tinggi badan.

Dukung Pertumbuhan Si Kecil dengan Etawaku Junior

Pada usia pertumbuhan, penting bagi orang tua memberikan asupan gizi yang cukup. Tak hanya berasal dari makanan saja, si kecil juga bisa mendapatkan asupan nutrisi dari susu Etawaku Junior. 

Etawaku Junior merupakan produk susu etawa asli dengan kombinasi krimer nabati yang memiliki nutrisi 3x lebih baik daripada susu sapi.

Kami Hadir dengan formulasi STARGROW yang meliputi Omega 3 & DHA, Prebiotik (Inulin & FOS), 10 Vitamin, 7 Mineral, Kalsium, dan Zinc yang membuat susu Etawaku Junior siap penuhi nutrisi untuk mendukung pertumbuhan si kecil.

Tak hanya itu, Etawaku Junior juga memiliki berbagai macam manfaat seperti menjaga kepadatan tulang, mendukung perkembangan otak anak, menjaga daya tahan tubuh anak, dan melancarkan saluran pencernaan.

Susu Etawaku Junior juga lebih rendah kasein dan laktosa jika dibandingkan dengan susu sapi, sehingga tidak menyebabkan reaksi alergi susu maupun intoleransi laktosa.

Itulah tabel tinggi dan berat badan anak usia 6 12 tahun, dengan mengacu pada tabel tersebut, Bunda dan Ayah bisa terus memantau perkembangan si kecil, ya!

Rekomendasi Artikel: Tabel Berat Badan Anak Usia 1-5 Tahun Menurut WHO.

Photo of author

Alifia Furaida Salsabila

Tinggalkan komentar